*accident : kisah hidung meledak.

Jam 8 pagi aku dikagetkan dengan teriakan weker baru yang cempreng banged. Karna wekernya aku taruh di meja tivi, mau ga mau aku harus bangun dari kasur dan melangkah ke meja tivi dan mematikan wekernya. Menyebalkan sekali.
Ternyata seperti yang dikatakan kakakku Bayu, weker itu memang ampuh, sejak mendengar suaranya yang cempreng pagi itu, aku tidak bisa tidur lagi. Jadilah aku makan corn flakes dan susu, nambah sampe 3 mangkok, maklum kelaperan. Abis itu minum obat, dan bekerjalah efek obat, aku mengantuk dan tidur lagi.
Aku terbangun karena kesusahan bernapas, hidungku sumbat lagi, aaargh sinus sialan!! makiku!! aku melihat jam OMG!! udah jam 11.30, aku melewatkan janji ke dokterku. Pantesan hidungku sumbat, minta diajak ke dokter. Arrgh!! sudah jam 11.30 kalo aku mandi, ngeringin rambut, dandan dulu pasti telat, apalagi aku harus jalan kaki 20 menitan ke sana!!!
SUDAH TERLAMBAT!! dan hidungku butuh pertolongan, dia tidak bisa buang air.
Akhirnya aku cuba mengeluarkan *maaf* ingusku dengan mendorongnya, aargh susah, yang ada hidungku malah sakit, coba lagi, huuuffh, huuufh ..
huuuuuuuuuuuuuuuuuuuufh~~ huuufhh aku mencoba sekuat tenaga.
CRoooooooooooooot
semburan ingus hangat keluar dari hidungku, sayangnya tak bisa ku tangkap dengan tissue.
lahar panas berwarna kuning ijo itu tersembur mengenai massa sekitar, laptop, kamera, buku material engineeringku dan banyak lagi korban yang ga bisa di sebutkan satu persatu.
Aaah leganya, aku bisa bernapas lagi sekarang.
BERHASIL..BERHASIL..

0 comments:

Post a Comment

Copyright @ dE kocak girl | Floral Day theme designed by SimplyWP | Bloggerized by GirlyBlogger